Cara Setting VPS Linux Untuk Web Hosting Terbaru 2023

Cara Setting VPS Linux Untuk Web Hosting Terbaru 2023

Ini dia cara setting VPS Linux untuk Web Hosting yang bisa kita pelajari bersama di artikel ini.

Pasalnya cara setting VPS Linux untuk Web Hosting ini memerlukan beberapa step yang penting.

Oleh sebab itu kita tidak bisa sembarangan untuk mengaturnya, simak langkah pentingnya berikut ini.

Situs yang mulai ramai memang membuat kita senang, namun bagaimana jika spesifikasi Web Hosting kita sebelumnya kecil.

Oleh sebab itu kamu bisa menggunakan VPS dengan spesifikasi yang lebih besar agar kamu bisa menampung lebih banyak pengunjung web.

Apa Itu VPS?

VPS (Virtual Private Server) adalah sebuah layanan hosting yang menyediakan sebuah server virtual yang digunakan sebagai tempat untuk menjalankan aplikasi dan layanan website.

VPS memungkinkan kamu untuk memiliki kontrol penuh atas server dan layanan yang dijalankan di dalamnya, seperti menginstal software, mengatur konfigurasi, dan mengelola data.

VPS menggunakan teknologi virtualisasi untuk membagi sebuah server fisik menjadi beberapa server virtual yang masing-masing memiliki konfigurasi dan performa yang sama seperti server fisik.

Ini memungkinkan kamu untuk menjalankan aplikasi dan layanan yang memerlukan sumber daya yang lebih besar, seperti website dengan trafik tinggi, tanpa harus membeli atau menyewa server fisik sendiri.

Keunggulan Menggunakan VPS Linux untuk Web Hosting

Ada beberapa keunggulan menggunakan VPS Linux untuk web hosting:

  1. Flexibilitas: VPS Linux memberikan kamu kontrol penuh atas server dan layanan yang dijalankan, sehingga kamu dapat mengkonfigurasi server sesuai dengan kebutuhan aplikasi dan layanan yang dijalankan.
  2. Stabilitas: Linux dikenal sebagai sistem operasi yang stabil dan handal. VPS Linux memiliki tingkat uptime yang tinggi, sehingga website kamu dapat diakses dengan baik oleh pengunjung.
  3. Keamanan: Linux memiliki keamanan yang baik dan bebas dari banyak serangan malware yang menyebar melalui sistem operasi Windows. VPS Linux juga memungkinkan kamu untuk mengatur pengaturan keamanan yang lebih ketat untuk melindungi aplikasi dan data yang dijalankan.
  4. Performa: VPS Linux memungkinkan kamu untuk mengelola sumber daya server dengan baik, sehingga kamu dapat mengoptimalkan performa website kamu.
  5. Skalabilitas: VPS Linux memungkinkan kamu untuk menambah atau mengurangi sumber daya server sesuai dengan kebutuhan, sehingga kamu dapat mengakomodasi pertumbuhan website kamu.
  6. Biaya: VPS Linux cenderung lebih murah dibandingkan dengan VPS berbasis Windows atau dedicated server.
  7. Dukungan : Linux memiliki komunitas yang besar dan aktif yang siap membantu dalam hal troubleshoot dan permasalahan yang terjadi.

Hal Yang Harus Di Persiapkan Sebelum Setting VPS Linux Untuk Web Hosting

Sebelum mengatur VPS Linux untuk web hosting, ada beberapa hal yang perlu di persiapkan:

  1. Pastikan kamu memiliki akses root atau akun yang memiliki hak administratif pada VPS kamu.
  2. Pastikan kamu memiliki koneksi internet yang stabil dan cukup cepat untuk melakukan update dan upgrade pada sistem operasi.
  3. Persiapkan domain atau alamat IP yang akan digunakan untuk mengakses website kamu.
  4. Persiapkan file website kamu yang akan diupload ke VPS.
  5. Pastikan kamu memiliki pengetahuan dasar tentang Linux, Apache, PHP, dan MySQL/MariaDB.
  6. Jika kamu tidak yakin dengan pengetahuan kamu, disarankan untuk membaca dokumentasi yang tersedia atau mencari sumber belajar yang tersedia.
  7. Persiapkan tools untuk mengakses VPS seperti putty atau terminal dari sistem operasi local kamu.
  8. Pastikan kamu telah membuat backup data yang diperlukan sebelum melakukan proses pengaturan.
  9. Pastikan kamu memiliki rencana untuk mengatasi masalah yang mungkin terjadi, seperti pemulihan sistem dari backup.

Cara Setting VPS Linux Untuk Web Hosting

Untuk setting VPS Linux untuk web hosting, kamu perlu melakukan beberapa langkah:

  1. Pastikan kamu telah menginstal sistem operasi Linux yang sesuai pada VPS kamu. Sistem operasi yang umum digunakan untuk web hosting adalah Ubuntu atau CentOS.
  2. Setelah sistem operasi diinstal, lakukan update dan upgrade dengan perintah:
sudo apt-get update
sudo apt-get upgrade
  1. Selanjutnya, kamu perlu menginstal Apache, PHP, dan MySQL/MariaDB. Kamu dapat menginstalnya dengan perintah:
sudo apt-get install apache2 php7.4 mysql-server
  1. Setelah itu, kamu perlu mengkonfigurasi Apache dan PHP agar dapat bekerja dengan baik. kamu dapat mengubah konfigurasi default dengan mengedit file ‘/etc/php/7.4/apache2/php.ini’ dan ‘/etc/apache2/sites-available/000-default.conf’.
  2. Selanjutnya, kamu perlu mengatur database MySQL/MariaDB. Buat database dan user baru dengan perintah:
mysql -u root -p
CREATE DATABASE nama_database;
GRANT ALL PRIVILEGES ON nama_database.* TO 'nama_user'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password_user';
FLUSH PRIVILEGES;
EXIT;
  1. Setelah itu, kamu dapat mengupload file website kamu ke folder ‘/var/www/html/’ dan mengatur file ‘index.php’ atau ‘index.html’ sebagai halaman utama.
  2. Pastikan firewall VPS kamu dikonfigurasi untuk memungkinkan koneksi HTTP dan HTTPS. kamu dapat mengaktifkan firewall dengan perintah:
sudo ufw allow 80/tcp
sudo ufw allow 443/tcp
sudo ufw enable
  1. Terakhir, cek konfigurasi dan settingan apache dengan perintah sudo apache2ctl configtest jika muncul Syntax OK maka apache sudah siap digunakan.
  2. Kamu dapat mengecek website kamu dengan mengetikkan alamat IP VPS kamu pada browser.

Catatan: perintah diatas dapat berbeda sesuai dengan distribusi linux yang digunakan.

Itulah tadi beberapa tips dan cara setting VPS Linux untuk Web Hosting yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.